KISAH INSPIRATIF BJ HABIBIE
Sejak berumur lima tahun silam, Bacharuddin Jusuf Habibie kerap terpesona jika melihat. karya manusia. Entah itu alat transportasi seperti sepeda, mobil, sampai prasarana transportasi seperti jembatan dan sebagainya. Diam-diam dalam benaknya selalu bertanya-tanya mengapa, sebab, dan bagaimana bisa terjadi. Pertanyaan itu terus meneror kesadarannya, hingga mendorong dirinya menjadi manusia dengan rasa keingintahuan yang tinggi.
Dia kerap bertanya tentang apapun di luar
sepengetahuannya. Kepada siapa pun di dekatnya. dia selalu bertanya. Hingga
tiba saat ayahnya mulai bosan pada hobi bertanya Habibie. Akhirnya ayahnya
membelikan buku. Dari sanalah jawaban atas berbagai pertanyaan dijelajahinya.
Namun pertanyaan-pertanyaan akhirnya berkembang menjadi
kompleks dan meningkat jumlahnya. Sehingga kebiasaan saya bertanya sudah sampai
pada tingkat mengganggu kesibukan orang tua dan guru saya, kenang BJ Habibie
seperti dikutip dari buku BiografiBacharuddin Jusuf Habibie; Dari Ilmuwan ke
Negarawan sampao Minandito, A Makmur Makka.
BJ Habibie terpaksa mencari sendiri jawabannya dalam buku.
Kebiasaan yang demikian menjadikan saya sebagai kutu buku. Akibatnya dia sering
menghabiskan waktu untuk menyendiri untuk terus beranalisis, tak berhenti
berpikir.
Lokasi: JL. Raya Pamenang, Pagelaran, Pamenang, Kec. Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Lampung 35376, Indonesia
Nama : Fathan Ardiansyah
Kelas : 6B
B Indo : Narasi Bj Habibie

Tidak ada komentar:
Posting Komentar